Rape Fantasies

Saturday, April 12, 2008
Ada yang menarik dari koran KALEO (koran mahasiswa UHM) terbitan 10 April kemarin. Selain mengangkat semakin mahalnya pill untuk birt control, ada tulisan yang dibuat oleh Kris DeRego. Judul tulisannya "MAKING SENSE OF RAPE FANTASIES".

"Currect research indicates that anywhere from 31 to 57 percent of women have had rape fantasies, with 9 to 17 percent reporting that rape fantasies are a frequent occurance"

Tulisan itu mengupas bahwa, perempuan sering punya fantasi diperlakukan seperti diperkosa ketika melakukan seks. Ada dua kategori rape fantasies. Pertama, erotic fantasies. Jadi ini jenis yang paling kecil violencenya, dan laki-laki hanya menunjukkan powernya dan perempuan hanya sedikit sekali melakukan perlawanan. Kedua, Aversive fantasies, ini fantasy yang benar-benar seperti pemerkosaan dengan usaha keras dari laki-laki dan perempuannya benar-benar melakukan perlawanan.

Menurut analis penulisnya, ada beberapa hal yang mempengaruhi fantasi ini. Bisa jadi fantasi ini adalah wujud dari social psychologist yang menempatkan laki-laki sebagai pihak yang dominant. Namun bisa juga ini faktor biology.

Di akhir tulisannya Kris berkata "No matter what the cause of rape fantasies might be, it's clear that narrow definitions of rape are quickly becoming outdated."

Ketika membaca tulisan ini, pertama yang berkelebat dalam pikiranku "jangan-jangan nanti akan banyak orang laki-laki yang akan melakukan pemerkosaan, karena mereka berpikir kalau women want it."

Aku pikir tulisan itu juga enggak bisa bener2 bisa dipertanggungjawabkan karena walaupun penulis sering menyebut according to many scholars, tapi dia tidak pernah menunjukkan rujukannya, so it isn't a reliable article.

So, apakah anda termasuk orang yang punya rape fantasies???
 
posted by Nihayatul (Ninik) Wafiroh at 5:21 PM, |

1 Comments:

  At 10:02 AM Anonymous mbu'azka said:
waah! ga da yg comment jangan2 malah banyak yg meng'iya'kan niih..?!?!?